oleh

GM PT Armada Pratama: Aktivitas Cut and Fill di Watu Pari Tidak Masuk Dalam Aturan Tambang

Ruteng, Diantimur.com – General Maneger PT Armada Pratama, Haru, akhirnya merespon pemberitaan media perihal Cut and Fill di Desa Watu Pari, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), sebagaimana santer diberitakan sebagai kawasan tambang.

Menurut Haru, aktivitas Cut and fill yang dilaksanakan di wilayah tersebut tidak masuk dalam aturan tambang, sebab kawasan tersebut bukan lokasi pertambangan galian C melainkan proses cut and fill dimana materialnya tidak diperjualbelikan, namun diangkut untuk digunakan pada proyek jalan di kecamatan Kota Komba.

Dijelaskan, aktivitas Cut and Fill tidak memerlukan izin secara khusus lantaran Karena hasil galian itu digunakan untuk pekerjaan ruas jalan di sekitar wilayah tersebut dan tidak dibawah ke luar serta tidak diperjual belikan.

“Kalau yang dimasalahkan soal perizinan tambang, apa yang mau diizinkan, karena dari SDM sendiri menjelaskan itu bukan izin tambang dan tidak masuk dalam aturan tambang,” kata Heru, Jumat (25/03/2022).

Sementara, perihal penggunaan mesin pemecah batu dan alat berat di lokasi tambang, diakui Heru sebagai upaya memudahkan para pekerja yang sedang bekerja.

“Hari gini masih gunakan tenaga manusia untuk menggali dan memecahkan batu, kan kasian para pekerjanya, sehingga kita gunakan mesin dan hasilnya akan diangkut ke lokasi proyek yang juga berada di wilayah tersebut,” ujarnya.

Komentar